Nama :
Rifqi Amalul Arifin
Kelas :
1PA01
NPM :
16516393
Tugas 3 :
Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar
Dosen :
Dina Kusuma Astuti
Soal : Jelaskan
mengenai teori tentang terjadinya bumi!
1. Teori Kabut Atau Yang Sering
Disebut (Nebula)
Dari jaman sebelum masehi, para ahli
sudah memikirkan bagaimana proses terjadinya bumi. Dan salah satunya adalah
teori kabut atau yang disebut nebula yang diperkenalkan oleh Immanuel
Kant pada tahun 1755 serta Piere de Laplace pada
tahun 1796. Dimana mereka berdua terkenal dengan teori kabut kant laplace.
Dalam teori tersebut mengatakan
bahwa di dalam jagat raya terdapat gas yang berkumpul menjadi kabut atau
nebula. Dimana gaya tarik menarik antara gas yang kemudian membentuk kumpulan
kabut yang sangat besar serta berputar semakin cepat.Dimana proses perputaran
yang sangat cepat ini, materi kabut dibagian khatulistiwa terlempar dan
terpisah serta memadat yang disebabkan karena pendinginan.
Pada bagian yang terlempar ini
menjadi planet – planet di dalam tata surya. Teori nebula terbagi menjadi
beberapa tahap .
Matahari beserta planet-planet yang
masih berbentuk gas, dimana kabut yang masih sangat pekat dan besar.Kabut yang
masih berputar serta berpilin dengan kuat dan pemadatan terjadi pada pusat
lingkaran dan kemudian membentuk matahari.
Lalu pada saat bersamaan materi
lainnya membentuk menjadi massa yang lebih kecil dai pada matahari dan kemudian
menjadi planet, serta bergerak memutari matahari.Kemudian materi tersebut
semakin besar dan selalu melakukan gerakan yang teratur mengitari matahari
dalam satu orbit yang tetap kemudian membentuk tingkatan keluarga matahari.
2. Teori Planetisima
Sejak awal abad 20, Forest Ray
Moulton seorang ahli astronomi asal amerika serta rekannya Thomas
C.Chamberlain ahli geologi, mengemukakan teori planestisimal
hypothesis, bahwa matahari terbentuk dari massa gas yang bermassa sangat besar,
disaat ada bintang lain yang melintas dan sangat dekat dan hampir terjadinya
tabrakan. Terlalu dekatnya lintasan mempengaruhi antara gaya gravitasi dengan
dua bintang yang mengakibatkan tertariknya gas serta materi ringan yang ada
pada bagian tepi.
Pengaruh gaya gravitasi menyebabkan
materi terlempar dan meninggalkan permukaan matahari serta permukaan bintang.
Materi yang terlempar menyusut serta membuat gumpalam planestimal. Kemudian
planestimal dingin dan memadat yang membentuk planet yang mengitari matahari.
3. Tori Pasang Surut Gas (Tidal)
Teori yang dikemukakan James
Jeans dan Harold Jeffrey tahun 1918, bintang besar
yang mendekati matahari dengan jarak pendek, yang pada akhirnya membuat pasang
surut pada badan matahari, pada saat matahari dalam keadaan gas. Penyabab
terjadinya pasang surut air laut adalah massa bulan serta jauhnya jarak antara
bulan ke bumi 60 kali radius orbit di bumi.
Namun jika bintang yang massanya
mendekati masa besarnya dengan matahari mendekat, lalu akan membentuk
semacam gunung gelombang pada badan matahari, yang terjadi karna gaya
tarik bintang. Gunung-gunung tadi akan menjadi tinggi yang sangat luar biasa
kemudian terbentuk semacam lidah pijar yang sangat besar, yang menjulur oleh
massa matahari dan mengarah ke arah bintang besar. Lambat laun kolom-kolom
ini akan pecah kemudian akan menjadi benda tersendirian.
Dalam lidah yang panas ini terjadi
perapatan gas-gas dan akhirnya kolom-kolom ini akan pecah, lalu berpisah
menjadi benda-benda tersendiri, yaitu planet-planet. Bintang besar yang
menyebabkan penarikan pada bagian-bagian tubuh matahari tadi, melanjutkan
perjalanan di jagat raya, sehingga lambat laun akan hilang pengaruhnya terhadap
planet yang berbentuk tadi.
Planet-planet akan mengelilingi
matahari namun tetapi ketika mengelilingi planet-planet yang besar proses
pendinginannya akan lambat sedangkan pada planet-planet kecil akan berjalan
lebih cepat.
4. Teori Bintang Kembar
Teori yang dikemukakan seorang ahli
astronomi R.A Lyttleton , teori ini menerangkan bahwa galaksi
berawal dari kombinasi bintang kembar.
Dimana satu dari bintang itu meledak
membuat banyak material yang terlempar, sedangkan bintang yang tidak meledak
itu disebut matahari dan bintang yang meledak itu menjadi planet-planet yang
mengelilingi matahari.
5. Teori Big Bang
Teori big bang menjelaskan bahwa
bumi berasal dari puluhan milyar tahun yang lalu. Dimana ada gumpalan kabut
yang sangat besar berputar pada porosnya. Putaran itu memungkinkan
bagian-bagian kecil terlempar sedangkan bagian besar menjadi satu dan menjadi
pusat pembentukan cakram raksasa.
Gumpalan raksasa itu meledak dan
mebentuk galaksi dan nebula-nebula. Sekitar 4,6 miliyar tahun Pembekuan
yang terjadi membuat nebula-nebula membentuk galaksi bernama galaksi bima sakti
dan kemudian terbentuk sistem tata surya. Bagian ringan yang terlempar
membentuk gumpalan-gumpalan yang memadat. Dan gumpalan itu membentuk
planet-planet.
Source : http://www.spengetahuan.com/2016/08/5-teori-terbentuknya-bumi-menurut-para-ahli-lengkap.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar